Kapan Kartu Prakerja Gelombang 11 Dibuka?

Kapan pendaftaran Kartu Prakerja gelombang 11 akan dibuka? Kepastian soal ini ditunggu mereka yang ingin mendaftarkan diri dalam program Kartu Prakerja gelombang 11, setelah Kartu Prakerja gelombang 10 berakhir pada awal Oktober 2020. Pemerintah mengalokasikan kuota peserta Kartu Prakerja tahun ini untuk 5.597.183 orang. Kuota tersebut kini telah terisi dengan dibukanya 10 gelombang pendaftaran Kartu Prakerja 2020. Pertanyaan mengenai kapan pendaftaran Kartu Prakerja gelombang 11 diunggah sejumlah warganet di media sosial Twitter.

Kapan Kartu Prakerja Gelombang 11 Dibuka? Inilah Jawabanya

Merespons tingginya minat masyarakat untuk mengikuti program Kartu Prakerja, Louisa mengatakan, hal itu sangat menggembirakan.  "Minat masyarakat yang besar ini sangat menggembirakan dan Presiden Jokowi sudah menyatakan bahwa program ini akan dilanjutkan di tahun 2021," kata Louisa. Dia mengatakan, walaupun Kartu Prakerja pada tahun pertamanya ini terpaksa bergeser menjadi program semi bansos, tetapi unsur pelatihan tetap dipertahankan oleh pengelola dan menjadi prasyarat untuk mendapatkan bantuan sosial. "Dari survei evaluasi dengan 1,2 juta responden yang adalah penerima Kartu Prakerja, terungkap bahwa 73 persen responden belum pernah mendapatkan pelatihan/kursus sebelumnya," kata Louisa. Dari hasil survei tersebut diketahui bahwa sebelum mengikuti Kartu Prakerja, 13 persen responden tidak memiliki rekening bank maupun e-wallet. "Sekarang 5,6 juta orang yang sudah menerima Kartu Prakerja, semuanya sudah mengambil pelatihan secara online dan sudah memiliki rekening bank atau e-wallet," ujar Louisa. "Jadi, program Kartu Prakerja ini mendukung life long learning (tidak pernah berhenti belajar) dan inklusi keuangan," lanjut dia.

Hingga detik ini masih belum diketahui secara pasti pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 11 akan dibuka kapan.

Head of Communications Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja, Louisa Tuhatu menegaskan, pendaftaran Program Kartu Prakerja saat ini telah memasuki gelombang ke-10.

"Dengan pendaftaran gelombang 10, kami telah menuntaskan kuota untuk tahun 2020," katanya kepada Tribunnews, Minggu (11/10/2020).

Pendaftaran gelombang 10, lanjut Louisa, menjadi gelombang pendaftaran terakhir di tahun ini.

Dengan demikian, tidak ada pembukaan pendaftaran Kartu Prakerja gelombang 11 di tahun ini.

Meskipun demikian, tidak menutup kemungkinan ada gelombang baru di tahun 2020.

Pendaftaran Kartu Prakerja gelombang 11 nantinya akan tergantung dari keputusan komite.

"Coba bayangkan, sampai saat ini ada 33 juta orang yang mendaftar menjadi peserta Kartu Prakerja. Betapa besar kebutuhan lapangan kerja saat ini," kata Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Moeldoko dalam keterangan yang diterima Bisnis Sabtu (17/10).

Keputusan pemerintah dan KCK kembali menyerap peserta Kartu Prakerja juga seolah menjadi jawaban atas sorotan sejumlah pihak. 

Sekretaris Jenderal Organisasi Pekerja Seluruh Indonesia (OPSI) berkata pembukaan gelombang baru harusnya jadi keniscayaan mengingat masih kecilnya kuota Kartu Prakerja. Dia juga turut menyayangkan karena kuota total program ini masih sangat minim.

"Kartu Prakerja kuotanya yang cuma 5,6 juta masih sangat minim apalagi mengingat banyaknya jumlah pekerja informal. Kuota ini juga timpang bila dibandingkan dengan subsidi lain yang tinggi meski urgensinya rendah," kata Timboel ketika dikonfirmasi Bisnis lewat sambungan telepon Jumat (9/10) lalu.

Ketimpangan yang dimaksud Timboel tampak bila dibandingkan program subsidi gaji pemerintah. Kuota untuk jenis bantuan ini hampir 3 kali lipat bila dibandingkan kuota keseluruhan program Kartu Prakerja.

"Padahal Kartu Prakerja ini yang harusnya diprioritaskan karena penerimanya adalah mereka korban PHK dan pekerja informal yang tidak ada di data BPJS," tandas Timboel.

Sumber : KompasTribunBisnis


Buletin Banten

Portal berita masyarakat Banten dan sekitarnya.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Popular Items