Tidak bisa dinafikan survei Indo Barometer berkaitan dengan politik ke depan yaitu Pilpres 2024.
Rilis survei Indo Barometer soal penanganan banjir di Jakarta dinilai ngawur.
Banjirnya di jakarta, tapi yang survei 34 Provinsi.
"Ini jelas sekali ngawurnya. Dan terlihat sekali politik belah bambunya, satu diinjak satu diangkat," ujar pemerhati jakarta, Maman Firmansyah, dilansir dari kantor Berita RMOLID, Selasa
Menurut maman, kalau mau bohong jangan kebangetan, apalagi kasar.
Ia mengaku heran, kenapa survei yang dilakukan kalangan intelektual dengan kaidah ilmiah, bisa ngawur seperti itu.
Survei penanganan banjir DKI, tapi respondennya dari 34 Provinsi.
"Masak banjir di Jakarta yang di tanya orang Sumatera, Jawa, Sulawesi dan Kalimantan," ujar mantan anggota DPRD DKI Jakarta dua periode itu.
kalau mau fair, penenganan banjir termasuk penguraian kemacetan di era Anies Baswedan sudah cukup baik.
"Semua gubernur sudah bekerja, dari tahun ke tahun semakin membaik (penanganan banjir). Jadi tidak usah di peta konflik," sebut Maman.
Tegas Maman, survei adalah alat mereka untuk menjatuhkan Anies setelah beberapa cara yang dicoba gagal.
"Ada kekhawatiran pihak - pihak tertentu soal potensi Anies kedepan,"ucapnya.
Sumber:RMOL
Tags:
Nasional